News

5 Fakta Wisata Candi Borobudur, dari Harga Tiket hingga Aturan Naik Lihat Stupa : Okezone Economy

JAKARTA – Kabar tarif baru untuk naik ke Candi Borobudur menuai polemik di kalangan masyarakat.

Pasalnya, pemerintah berencana menaikkan harga dari Rp50.000 menjadi Rp750.000 bagi turis lokal yang ingin naik ke Candi Borobudur.

Tentu hal itu dianggap terlalu mahal oleh masyarakat.

 BACA JUGA:Wisata Candi Borobudur Bisa Diakses Jalan Tol, Cek Rutenya

Dirangkum Okezone, Senin (13//6/2022), berikut 5 fakta terkait wisata Candi Borobudur hingga aturan terbarunya:

1. Harga yang Diusulkan

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan harga tiket naik Candi Borobudur Untuk turis domestik Rp750.000 dari sebelumnya hanya Rp50.000.

Serta turis asing USD100 per orang.

2. Aturan Terbaru

Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono menjabarkan kalau ada aturan baru yang wajib dipenuhi wisawatan jika ingin masuk ke Candi Borobudur.

“Disampaikan juga disamping akan menggunakan alas kaki khusus, wisatawan yang membeli tiket

Khusus naik ke bangunan Candi Borobudur akan didampingi oleh pemandu wisata (guide) yang disiapkan khusus dan telah memiliki sertifikat kompetensi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sertifikat hospitality dari Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” katanya.


3. Kuota Masuk Dibatasi

Borobudur telah mengalami pengurangan ketinggian dan kerusakan sehingga jumlah pengunjung akan dibatasi sebanyak tidak lebih dari 1.200 orang per hari sebagaimana disarankan UNESCO.

4. Dikaji Ulang

Luhut menyatakan penetapan harga tiket masuk Borobudur yang sebesar Rp750 ribu didasarkan pada studi mendalam.

“Jadi mengenai Borobudur, kita bikin studi komprehensif dengan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) di situ, dan angka itu keluar. Tapi karena ribut semua, kita tunda itu,” kata Luhut.

Dia menyebut rencana penundaan pemberlakuan kenaikan harga tiket Candi Borobudur akan ditunda selama satu tahun.

5. Bisa Diakses Jalan Tol

Luhut menambahkan bahwa wisata Candi Borobudur nantinya bisa melalui jalan tol. Di mana saat ini pemerintah akan membangun jalan tol baru yang akan melintasi wilayah Borobudur.

Luhut pun memperkirakan, sekitar 26 juta pengguna jalan akan melewati dan berpotensi mengunjungi Borobudur.

“Jadi dengan kita buka jalan tol sekarang, itu satu tahun akan masuk 26 juta orang, berapa juta bisa masuk ke Borobudur,” tegasnya.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close