News

93 Hari Pelaksanaan, Program Tax Amnesty Jilid II Catat Nilai Bersih Rp53,07 Triliun

Suara.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat nilai harta bersih dari seluruh peserta program pengungkapan sukarela (PPS) atau program tax amnesty jilid II mencapai Rp53,07 triliun dalam 93 hari pelaksanaan program tersebut.

Mengutip keterangan pers DJP, Senin (4/4/2022) disebutkan bahwa terdapat 32.820 wajib pajak yang mendaftar program PPS. Terbit 37.440 surat keterangan dari seluruh peserta, sejak PPS dibuka pada 1 Januari 2022.

“Nilai harta bersih (dari peserta PPS per 3 April 2022) Rp53,07 triliun,” tulisnya.

Berdasarkan nilai harta bersih itu, rata-rata harta yang dilaporkan setiap peserta berkisar Rp1,6 miliar, tetapi nilai harta tersebut tentu akan berbeda-beda dari setiap wajib pajak.

Baca Juga:
Biar Tak Keliru, Simak Pengertian dan Sederet Hal yang Perlu Diketahui tentang Pajak Progresif

Pemerintah tidak menetapkan batasan nilai harta dalam PPS, sehingga nilai harta dari para peserta akan bervariasi.

Total aset peserta PPS—yang sering disebut ‘tax amnesty jilid II’ terdiri dari Rp45,92 triliun deklarasi dalam negeri dan repatriasi, serta Rp3,63 triliun deklarasi luar negeri. Lalu, terdapat Rp3,5 triliun yang diinvestasikan oleh peserta.

Peserta PPS memiliki pilihan untuk menempatkan investasinya di surat berharga negara (SBN) atau secara langsung ke perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi sumber daya alam atau energi baru dan terbarukan (EBT).

Adapun, perolehan pajak penghasilan (PPh) selama 93 hari PPS berlangsung mencapai Rp5,43 triliun. Jumlah itu mencakup 10,2 persen dari total nilai harta bersih seluruh peserta ‘tax amnesty jilid II’. 

Baca Juga:
Penerimaan Pajak di Lampung Naik 14,4 Persen pada Februari 2022



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close