News

Bank Digital Bermunculan di Era Digitalisasi : Okezone Economy

JAKARTA – Perkembangan era digitalisasi membuat bank digital bermunculan di Indonesia. Ditambah lagi pandemi covid-19 membuat bisnis perbankan beralih ke digital.

Senior Analyst PT Sucor Sekuritas Edward Lowis menyebut, pandemi Covid-19 justru jadi pendorong perkembangan bank digital di Indonesia.

“Pandemi ini sangat membantu, karena banyak aktivitas ekonomi yang tadinya harus dijalankan secara offline tapi sekarang jadi dipaksa untuk menggunakan ekosistem digital. Uniknya sampai saat ini mereka yang sudah migrasi ke ekonomi digital itu malah jadi nyaman artinya nggak kembali ke cara lama,” ujar Edward dalam dialog di IDX Channel, Rabu (9/2/2022).

“Pandemi ini jadi momentum yang sangat bagus untuk bank digital hadir dan memberikan pelayanan mereka ke masyarakat,” tambahnya.

Edward menilai, tahun 2021 merupakan tahun kebangkitannya bank digital di Indonesia, karena di tahun tersebut lah bank-bank digital banyak bermunculan.

“Tahun 2021 itu bank digital itu banyak yang mulai launching produk dan fokus utama di tahun 2021 adalah mereka harus mendapatkan user base sebanyak dan secepat mungkin. Lalu di tahun 2022 ini mereka baru mulai memberikan beberapa fitur-fitur layanan keuangan,” ungkapnya.


Dia menilai, tren bank digital di tahun ini masih sangat bagus. Hal itu karena masih banyak fitur yang baru yang akan diluncurkan oleh bank-bank digital. Di tambah lagi, kata Edward, di tahun ini akan banyak bank digital yang akan rilis. “Jadi sangat menarik,” imbuhnya.

Lanjut dia berujar, di tahun ini akan banyak bank digital yang baru mulai bertarung. Meski demikian, Edward bilang, ada hal yang harus tetap dipantau. Yakni, seberapa cepat bank digital ini bisa mengeluarkan produk-produk pinjaman dan seberapa besar adopsi dari masyarakat atas produk pinjaman tersebut.

Karena diterangkan Edward, pendapatan utama bank digital itu adalah dari pendapatan bunga. Oleh karena itu, bank digital tidak bisa berharap lagi dengan pendapatan fee based income.

“Makanya mereka harus memperkuat layanan produk-produk pinjaman mereka,” tutupnya.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close