News

Chelsea Siap Tindak Tegas Pelaku Dugaan Serangan Rasial pada Son Heung-min

Suara.com – Chelsea memastikan bahwa pihaknya akan menempuh tindakan tegas terhadap pelaku dugaan serangan rasial terhadap penyerang Tottenham Hotspur asal Korea Selatan, Son Heung-min, demikian pernyataan klub Inggris dalam situs resmi mereka, Kamis.

Tim yang bermarkas di London itu menyatakan bahwa mereka saat ini tengah melakukan penyelidikan atas dugaan insiden yang terjadi dalam laga Liga Premier Inggris kontra Tottenham di Stamford Bridge, Minggu (14/8/2022) kemarin.

“Chelsea menganggap segala bentuk perilaku diskriminatif benar-benar tidak pantas. Hal semacam itu tidak memiliki tempat di Chelsea maupun di komunitas mana pun,” tulis Chelsea dalam pernyataan resmi mereka.

Tindakan yang diduga terjadi itu disebut Chelsea justru mempermalukan klub dan segenap anggota skuad, serta suporter sejati The Blues.

Baca Juga:
Nasib Tragis Giovani dos Santos, Eks Wonderkid Barcelona yang Nganggur di Usia 33 Tahun

“Chelsea FC tidak mentolerir perilaku diskriminatif, tetapi masih ada orang seperti ini yang mengaku sebagai ‘penggemar’, yang mempermalukan Chelsea FC, pelatih kami, pemain, staf dan pendukung sejati kami,” tulis Chelsea dalam pernyataan yang sama.

Ini bukan kali pertama Chelsea mendapati suporter mereka terbelit insiden aksi serangan rasial terhadap pemain lawan.

Pada Juli 2019 Chelsea menjatuhkan sanksi larangan memasuki Stamford Bridge seumur hidup bagi seorang suporter mereka yang terbukti melakukan serangan rasial terhadap Raheem Sterling dalam pertandingan melawan Manchester City medio Desember 2018. Sterling kini justru hijrah ke Stamford Bridge dan membela Chelsea sejak musim panas ini.

Sebelumnya, pada 2015 Chelsea juga melarang lima orang suporter mereka menyaksikan pertandingan seumur hidup karena terbukti melakukan tindakan serangan rasial kepada seorang pria bernama Souleymane Sylla dan mendorong yang bersangkutan keluar dari gebrong Paris Metro di ibu kota Prancis jelang pertandingan Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 16 Februari 2015.

Insiden dugaan serangan rasial terhadap Son, menambah deretan kontroversi pertandingan Chelsea vs Tottenham yang berakhir imbang 2-2 pada Minggu (14/8).

Baca Juga:
6 Pemain Asia yang Penampilannya di Piala Dunia Layak Ditunggu, Salah Satunya Bentangkan Merah Putih di HUT RI

Manajer Chelsea Thomas Tuchel dan manajer Tottenham Antonio Conte sempat terlibat cekcok kecil di tengah laga. Cekcok dipantik selebrasi meluap-luap yang dilakukan Conte atas gol pertama Tottenham yang dicetak Pierre-Emile Hojbjerg.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.