News

Ini Prediksi Mobil yang Diminati

Suara.com – Mobil kategori Low Cost Green Car atau LCGC segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan city car masih akan diminati konsumen pada 2022. Demikian prediksi pakar otomotif Yannes Martinus Pasaribu, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

“Prediksi segmen mobil yang akan diminati di 2022 secara peringkat masih tetap didominasi kendaraan-kendaraan low segment atau LCGC pada kategori MPV, city car, pickup, dan SUV (Sport Utility Vehicle),” kata Yannes Martinus Pasaribu sebagaimana disampaikan kepada kantor berita Antara, yang dikutip Selasa (28/12/2021).

All-New Toyota Veloz dalam test drive di Bali [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
All-New Toyota Veloz dalam test drive di Bali. Sebagai ilustrasi produk kategori MPV [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Menurut akademisi Institut Teknologi Bandung atau ITB ini, model MPV masih akan terus diminati mengingat segmentasi pembeli terbesar di Indonesia adalah kelompok usia “baby boomers” dan milenial awal.

Kedua segmen pasar ini masih memiliki sisi psikologis merasa perlu adanya kendaraan serbaguna yang dapat mengangkut keluarga besar mereka.

Baca Juga:
Apakah PPnBM DTP Masih Diperlukan? Simak Ulasan Pengamat Otomotif

Sementara segmen LCGC city car juga dinilai tetap diminati, terutama kelompok milenial yang lebih mementingkan utilitas dan kemudahan manuver di perkotaan untuk mobilitas jarak dekat.

Kelompok ini biasanya hanya berkendara sendiri atau bersama keluarga kecil yang jumlahnya tidak lebih dari empat orang.

Sedangkan segmen SUV juga diprediksi akan terus diminati mengikuti peningkatan ekonomi masyarakat “baby boomers” dan milenial awal yang semakin mementingkan gaya serta rasa percaya diri tinggi di jalanan kota.

“Yang terakhir, pickup akan terus bertumbuh seiring perkembangan servis transportasi barang jarak dekat akibat pertumbuhan marketplace yang semakin pesat,” imbuh Yannes Martinus Pasaribu.

Toyota New Agya 3 yang menghias laman depan situs Toyota Indonesia [toyota.co.id].
New Toyota Agya sebagai ilustrasi segmen city car [toyota.co.id].

Selain itu jangan lupakan pula pasar potensial di saat era elektrifikasi, yaitu mobil listrik.

Baca Juga:
Ini Harga dan Spesifikasi Agya 2021, Cocok Jadi Opsi Mobil Hemat Jelang Tahun Baru

Agar kendaraan listrik bertenaga baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) semakin populer, pengamat otomotif ini menyarankan agar pemerintah mulai membeli kendaraan listrik sebagai jajaran seluruh kendaraan dinas mulai tahun anggaran 2022.

Presiden Joko Widodo meninjau sebuah kendaraan listrik dan alat pengisi daya baterainya saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang menandai pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). ANTARA FOTO/Biro Pers Media Setpres/Agus Suparto/Handout/wsj.
Presiden Joko Widodo saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking)  di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021), bersama SUV murni listrik Hyundai Kona electric [ANTARA FOTO/Biro Pers Media Setpres/Agus Suparto/Handout/wsj].

“Jika kendaraan ini sudah semakin banyak dipergunakan oleh instansi-instansi pemerintah, dan terus dibarengi edukasi tentang pentingnya “green living”, barulah masyarakat dapat terbangun kesadarannya untuk secara perlahan beralih pada kendaraan listrik,” tandas Yannes Martinus Pasaribu.

Berikut prediksi segmen kendaraan di pasar otomotif nasional roda empat yang menjadi tren di 2022:

  • LCGC MPV
  • LCGC City Car
  • SUV
  • Pickup
  • Mobil listrik, BEV



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.