News

Kualitas Kasur Pengaruhi Bentuk Tulang? Begini Pendapat Pakar Ahli : Okezone Lifestyle

TIDUR merupakan salah satu dari kegiatan yang tidak boleh kita tinggalkan. Bukan hanya kuantitas tidur, tapi juga kualitas tidur yang harus kita dapatkan.

Nah, untuk mendapatkan kualitas tidur salah satu yang perlu diperhatikan adalah kualitas kasur. Tidak hanya membuat kualitas tidur menurun, tidur di kasur buruk pun dipercaya memengaruhi kesehatan tulang.

Menurut laman Healthy Back Club, kasur yang buruk terbukti menyebabkan tubuh sakit, termasuk sakit punggung. Hal ini terjadi karena tubuh tidak berada pada posisi terbaik saat tidur.

“Kasur yang buruk kurang mendukung tulang belakang, pinggul, dan sendi lainnya berada pada posisi sempurna,” terang laman kesehatan tersebut, dikutip MNC Portal, Sabtu (23/7/2022).

Selain itu, kasur yang buruk juga dapat menyebabkan nyeri tubuh, nyeri lutut, nyeri bahu, nyeri perut, nyeri dada, nyeri punggung bawah, nyeri kaki, nyeri sendi, nyeri pinggul, nyeri lengan, kelelahan, bahkan tulang jadi mudah kesemutan.

Tidur

Kasur yang buruk juga diketahui menyebabkan masalah lain seperti masalah pada kulit. Hal ini karena adanya tungau yang tumbuh di kasur buruk. Berdasarkan laporan Mayo Clinic, tungau sangat suka hidup di iklim lembap dan memakan kulit mati manusia yang ditemukan dalam debu rumah tangga.

“Jika Anda alergi terhadap tungau, tubuh Anda otomatis memiliki kepekaan terhadap kotoran dan bangkai tungau yang membusuk. Kontak dengan kotoran tersebut bisa menyebabkan gejala alergi seperti batuk, bersin, pilek, hingga mata gatal,” terang keterangan resmi Quantum.

Tak hanya itu, masalah lain yang bisa terjadi akibat kasur yang buruk menurut Fredrick Wilson D.O., sebagai direktur Cleveland Clinic Solon Center for Spine Health, adalah masalah tulang yang cukup berarti. Ia menjelaskan, tulang belakang manusia punya lekukan alami yang harus bisa diikuti bahkan saat tidur.

“Setiap dorongan atau tarikan pada tulang punggung karena kasur yang terlalu empuk atau kendor, dapat memberi tekanan pada ligamen dan tendon yang menghubungkan tulang belakang dengan otot lain, sehingga jika tidak memilih kasur yang tepat, bisa-bisa Anda akan mengalami sakit punggung,” terangnya.

Bukan hanya kasur yang terlalu empuk yang sebabkan masalah, tapi kasur terlalu keras juga demikian. Ya, jika kasur terlalu keras, akan ada tekanan berlebihan pada area bahu, pinggul, hingga punggung. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada sendi.

“Karena itu, sangat disarankan bagi pemilik kasur keras, lebih baik menggunakan topper pada kasur. Disarankan memilih topper dengan material terbaik, misal topper yang memiliki material green tea latex,” ungkap laporan Quantum.

Topper yang memiliki green tea latex menurut beberapa studi dipercaya bebas dari 19 bahan kimia berbahaya dan bebas dari 6 bahan racun yang berbahaya untuk tubuh. “Bisa disimpulkan bahwa green tea latex sudah sesuai dengan standar keamanan,” tambah laporan tersebut.

Selain itu, lapisan green tea latex dengan tebal 2 cm yang dikombinasikan dengan busa berkualitas dengan density tinggi dengan tebal 7 cm diyakini mampu melawan 99,97 persen bakteri dan virus. Lalu, memiliki pori untuk ventilasi udara, sehingga tidak berbau (odorless).

So, apakah kasur di rumah Anda sudah tergolong kasur yang aman dan berkualitas untuk kesehatan tulang?

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close