News

Luncurkan Program IISMA, Nadiem Makarim Sambut Kedatangan Mendikbud Belanda, Bahas Kerja Sama : Okezone Edukasi

JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim menyambut kedatangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robbert Dijkgraaf dalam pepertemuan bilateral yang berlangsung di Gedung A, Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Kamis kemarin.

Nadiem menyambut baik kedatangan Dijkgraaf sebagai upaya menjalin kerja sama pendidikan yang lebih erat terutama untuk mendukung program International Student Mobility Awards (IISMA) atau pertukaran mahasiswa internasional.

Nadiem menjelaskan selain memperkuat hubungan kedua negara, Indonesia dan Belanda akan mengembangkan kolaborasi dengan membuka peluang baru untuk kemitraan di tingkat pemerintah dan perguruan tinggi atau lembaga ilmu pengetahuan di Indonesia dan Belanda.

Ia pun mengungkapkan apresiasi terhadap Menteri Pendidikan Belanda yang menekankan bahwa Indonesia adalah mitra strategis dan utama bagi Belanda dalam melakukan kerjasama dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.

“Kami menyambut baik kedatangan delegasi dari Belanda dimana hasil dari pertemuan bilateral ini kiranya dapat melanjutkan kesepakatan yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Belanda di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi,” ujar Nadiem seperti dalam keterangannya, Jumat (22/7/2022).

Nadiem juga menyampaikan kerja sama antar dua negara tersebut dapat dimanfaafkan dalam rangka pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan kesiapan SDM Indonesia dalam menghadapi tantangan di masa depan, terutama di bidang vokasi, pendidikan tinggi, dan budaya.

“Terkhusus karena saat ini Kemendikbudristek tengah memprioritaskan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui beragam terobosan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Salah satunya program International Student Mobility Awards (IISMA) atau pertukaran mahasiswa internasional,” jelas Nadiem.

Menyambut sambutan Nadiem, Menteri Dijkgraaf mengungkapkan kebahagiannya dapat mengunjungi Indonesia untuk pertama kali saat menjabat sebagai Menteri.

Dia pun mengatakan kerja sama strategis yang telah dijalin oleh Indonesia dengan Belanda telah berlangsung dengan baik selama lebih dari 70 tahun.

“Kami berharap kerja sama kedua negara yang telah terjalin akan terus berkembang serta dapat mendukung program prioritas masing-masing negara seperti yang telah disampaikan oleh Menteri Nadiem,” lugas Dijkgraaf.

Menteri Dijkgraaf menjelaskan sembari mewakili pemerintah Belanda, bahwa pendidikan yang hendak diusung oleh negeri kincir angin tersebut adalah yang mudah dijangkau oleh siapapun dan dari latar belakang apapun.

Dia pun menekankan pentingnya peran pemerintah guna mendukung pengembangan potensi yang dimiliki oleh setiap warganya.

“Pendidikan dan penelitian adalah fondasi masa depan setiap orang. Jadi, kami membuatnya lebih terjangkau supaya tiap orang dapat mempelajarinya dan kami banyak berinvestasi dalam sains. Selain itu, kami sedang mengerjakan masa depan di mana setiap orang bebas untuk mengembangkan potensi penuh mereka dan menjadi seperti yang mereka inginkan,” jelas Dijkgraaf.

Pertemuan bilateral Indonesia-Belanda di bidang pendidikan tinggi dan sains dilakukan di sela-sela kunjungan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf ke Indonesia bersama dengan rombongan delegasi yang terdiri dari 12 rektor dan ketua perguruan tinggi serta lembaga pendidikan atau ilmu pengetahuan Belanda.

Agenda Menteri Dijkgraaf bertemu Mendikbudristek dan sejumlah pejabat Kemendikbudristek di bidang pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi untuk membahas kerja sama yang telah terjalin dan berbagi pengalaman terkait kebijakan serta program prioritas Indonesia dan Belanda di bidang pendidikan.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close