News

Metro Healthcare CARE Rugi Rp51,74 Miliar, Ini Penyebabnya : Okezone Economy

JAKARTA PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) mencatatkan pendapatan Rp122,66 miliar di semester I-2022. Pendapatan tersebut turun 22,97% dari Rp146,26 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan, Jumat (2/9/2022), segmen rawat inap membukukan pendapatan sebesar Rp83,27 miliar turun dari sebelumnya sebesar Rp105,64 miliar. Sementara segmen rawat jalan turun menjadi Rp42,43 miliar dari Rp55,76 miliar.

Baca Juga: Metro Healthcare Rugi Rp29,96 Miliar di Semester I-2022

Di sisi lain, beban pokok pendapatan CARE turun 1,02% dari sebelumnya Rp66,67 miliar menjadi Rp65,98 miliar. Sedangkan, beban usaha tercatat naik menjadi Rp76,64 miliar dari Rp63,22 miliar.

Pada paruh pertama tahun ini, CARE mencatatkan kerugian sebesar Rp51,74 miliar, berbalik dari periode yang sama sebelumnya di mana perseroan membukukan laba sebesar Rp15,70 miliar.

Baca Juga: BEI Cabut Suspensi Efek Metro Healthcare Indonesia (CARE)

Hingga Juni 2022, total nilai aset perseroan turun 1,39% menjadi Rp4,15 triliun dari posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp4,21 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar 906,30 miliar dan ekuitas sebesar Rp3,24 triliun.


Baca Juga: Beli Produk Asuransi Bikin Rugi? Apakah Benar?!

Sebagai informasi, perseroan mengelola umah sakit yang tergabung dalam Metro Hospital Grup. Saat ini Metro Hospital telah memiliki dan mengoperasikan tujuh rumah sakit, antara lain RSIA Bunda Sejahtera, RS Metro Hospitals Cikarang, Metro Hospitals Cikupa, dan RSIA St Yoseph Tanjung Priok.

Selain rumah sakit, CARE juga berencana mengembangkan usaha di bidang teknologi layanan kesehatan. Perseroan berencana membuat aplikasi mobile yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan secara online maupun secara konvensional di jaringan rumah sakit Metro Hospital.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.