News

Oknum Polisi yang Bakar Mantan Pacarnya Direkomendasikan Dipecat : Okezone News

LAHAT – Masih ingat kasus seorang oknum anggota polisi yang berdinas di Polres Lahat, Brigpol Andriansyah yang membakar seorang perempuan hingga tewas, setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Enim? Kini memasuki babak baru.

Brigpol Andriansyah direkomendasikan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) dari anggota Polri. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) yang digelar di aula Mapolres Lahat dipimpin oleh Wakapolres Lahat Kompol Feby Febriyana, Kabag SDM Kompol M Nuh dan Kasi Propam Iptu Nurkhosim.



Dalam sidang etik yang digelar, Brigpol Andriansyah dinyatakan terbukti telah melakukan pelanggaran bukan hal yang kecil. Bahkan, sebelumnya telah lima kali mendapat surat keputusan hukuman disiplin (SK HD).

Di antaranya satu kali kasus pengancaman dan empat kali tes urin positif narkoba. Juga tidak menjaga citra dan kehormatan Polri dengan cara melakukan penganiayaan dan atau pembakaran terhadap seorang wanita yang mengakibatkan korban meninggal dunia setelah 16 hari dirawat.

Dan sesuai Pasal 13 Ayat 1 PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan atau Pasal 7 Ayat 1 (B), dan Pasal 11 (C) dan (M) Pasal 21 ayat 3 (1) Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

“Oknum anggota ini merupakan pemakai narkoba. Pasca kejadian pembakaran yang mengakibatkan korban tewas kita lakukan kembali tes urin dan hasilnya positif,” ujar Febi Febriyana.

Surat rekomendasi ini selanjutnya diserahkan ke Polda Sumsel menunggu Surat Kepetusan (SKEP) PTDH. Selanjunya digelar upacara pemecatan.

Dari hasil keputusan sidang kode etik Brigpol Andriansyah menerima putusan tersebut dan tidak ada pembelaan. Brigpol An mengaku salah dan meminta maaf kepada Institusi Polri dan keluarga korban.

Usai putusan sidang, Brigpol Andriansyah langsung kembali dijebloskan kedalam Penjara Umum Mapolres Lahat. Bripol An dititipkan sementara sebelum kembali diserahkan ke Mapolres Muara Enim guna menjalani proses penyidikan kasus pembakaran seorang wanita warga Kabupaten Muara Enim.

Sedangkan, pesan Kapolres Lahat melalui Waka Polres Lahat untuk rekan rekan anggota ini adalah contoh yang tidak baik.

“Marilah kita kerja yang baik dan benar, jauhi Narkoba. Karena, bila sudah terjadi seperti kasus ini, maka yg dirugikan paling utama adalah diri anda sendiri, keluarga dan Institusi Polri yang sama sama kita cintai,” pungkasnya.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close