News

Soal Laporan Suap Anak Buah Ferdy Sambo, KPK Perlu 30 Hari Rampungkan Verifikasi

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih melakukan verifikasi terkait adanya laporan dugaan suap yang dilakukan oleh anak buah Irjen Pol Ferdy Sambo untuk menjegal pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J.

Hal ini dikatakan Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri. Dia menerangkan, penelahaan laporan ini diyakini perlu guna pembuktian dari laporan tersebut.

Nantinya, kata Ali pihaknya akan berkoordinasi terkait hasil verifikasi kepada pelapor.

“Saat ini masih verifikasi telaahan dan nanti ada komunikasi dan koordinasi dengan pelapor,” ucapanya, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga:Suap IUP Mardani Maming, Ini 3 Saksi yang Diperiksa KPK Hari Ini

Dia menerangkan, tahapan verifikasi ini sesuai dengan pedoman dan ketentuan pemerinatah. Bila lolos verifikasi, nantinya penyidik akan mengganggil pelapor untuk tahap selanjutnya.

“Penegak hukum itu wajib, ya, wajib kemudian nanti melakukan verifikasi. Artinya apa? Nanti pelapor pasti akan dihubungi oleh tim pengaduan masyarakat KPK dalam rangka verifikasi laporannya,” ucap Ali.

Adapun waktu dari verifikasi ini memakan waktu sekitar 30 hari kerja. Hal ini guna memastikan semuanya benar dan tidak ada laporan palsu.

“Berapa waktu lamanya waktu itu yang dibutuhkan? Kalau di peraturan pemerintah adalah 30 hari kerja. Artinya begini, kami butuh waktu tentunya ketika menerima laporan dari masyarakat tidak begitu saja kemudian selesai. Butuh waktu,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK memastikan bakal menindaklanjuti laporan upaya suap eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Jika layak, KPK bakal melakukan penyelidikan.

Baca Juga:Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Mukti Agung, Sejumlah Kadis Pemkab Pemalang hingga Dosen Diperiksa KPK

“Sepanjang ada laporan dan laporan tersebut layak untuk kami tindaklanjuti melalui proses penyelidikan. Tentu kami akan tindaklanjuti,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada Rabu (17/8/2022) lalu. ***

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.