News

Video Tunjukkan Aksi Tentara Rusia Menjarah Bank dan Toko Kelontong di Ukraina : Okezone News

UKRAINA Video di media sosial (medsos) tampaknya menunjukkan tentara Rusia menjarah bank dan toko kelontong di Ukraina.

Satu video yang telah beredar luas di Twitter selama beberapa jam terakhir konon menunjukkan tentara Rusia bersenjata mengambil barang dari supermarket Ukraina.



Tidak jelas di mana insiden itu terjadi. Newsweek masih berusaha memverifikasi detailnya.

Sementara itu, video lain memperlihatkan tentara Rusia yang membobol sebuah bank di wilayah Kherson, Ukraina.

Reporter Alec Luhn yang menulis di video di Twitter dan mengutip militer Ukraina mengatakan jika para tentara itu diduga mencuri brankas dari bank.

Baca juga: Presiden: 100.000 Tentara Rusia Berjaga di Dekat Perbatasan Ukraina

Insiden ini terjadi ketika Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan pasukan Rusia menderita kerugian besar dan memperingatkan mereka akan menggunakan penjarahan bisnis untuk mengisi kembali pasokan.

Baca juga: Duta Besar Ukraina untuk AS: Rusia Gunakan Bom Vakum saat Invasi

“Invasi Federasi Rusia ke negara kita sekarang sudah memasuki hari ketiga. Target utama dan upaya musuh untuk berhasil tidak terwujud,” kata Maliar dalam sebuah pernyataan, Sabtu (26/2).


“Musuh mengalami kerugian besar, dan musuh kelelahan. Kemampuannya untuk mengisi bahan bakar, amunisi, dan makanan dikompromikan. Sangat penting untuk mencegah pengisian ulang ini,” lanjutnya.

“Musuh diharapkan untuk memanfaatkan peluang untuk mengisi kembali persediaan mereka dengan mengorbankan warga sipil, perusahaan komersial, usaha kecil dan menengah, terutama melalui penjarahan, penjarahan, dan cara kriminal lainnya,” ujarnya.

“Angkatan Bersenjata Ukraina mengimbau warga untuk bersatu dan melawan sebanyak mungkin di komunitas teritorial mereka,” tambahnya.

Pada Minggu (27/2), kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengkonfirmasi di Telegram bahwa delegasi dari Ukraina akan bertemu dengan pejabat Rusia di lokasi yang tidak ditentukan di perbatasan Belarusia.

“Kami sepakat bahwa delegasi Ukraina akan bertemu dengan delegasi Rusia tanpa prasyarat di perbatasan Ukraina-Belarusia, dekat Sungai Pripyat,” tulisnya.

“[Presiden Belarusia] Alexander Lukashenko telah mengambil tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua pesawat, helikopter, dan rudal yang ditempatkan di wilayah Belarusia tetap berada di darat selama delegasi Ukraina melakukan perjalanan, pembicaraan, dan kembali,” lanjutnya.

Pengumuman itu muncul setelah Rusia mengumumkan bahwa delegasinya telah terbang ke Belarus untuk menunggu pembicaraan.

Zelenskyy awalnya menolak langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa setiap pembicaraan harus dilakukan di tempat lain selain Belarusia karena Rusia menempatkan kontingen besar pasukan sebelum menginvasi Ukraina awal pekan ini.

Berita pertemuan itu muncul tak lama setelah Putin memerintahkan pasukan nuklir Rusia dalam siaga tinggi sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya “pernyataan agresif” oleh negara-negara NATO.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.